by

Shinta Dinata : Berbisnis ALPHA untuk Berbagi Sehat

W-MLM Jakarta, Dalam menjalankan bisnis tak melulu harus serius, terutama dalam menjalin kebersamaan dengan para downline di bisnis MLM yang kita jalankan.

Sebagai seorang distributor dan leader di bisnis ALPHA, wanita 52 tahun ini masih tampak begitu sehat dan energik. Shinta Dinata, salah satu top leader yang mendapatkan Award ALPHA sebagai kategori ABM (Alpha Business Mobile) terbaik dari Alpha Indonesia, mengakui tidak pernah menyesali bergabung di bisnis MLM ALPHA ini. “Saya sudah tahu seluk beluk Alpha Indonesia maka saya memutuskan untuk bergabung,” ujar Shinta mantap.

Produk-produk ALPHA yang berkhasiat membuat Shinta berani memutuskan untuk bergabung dan menjalankan bisnisnya. Berawal dari sebuah pertemuannya dengan Petrus Irianto Herwono sebagai pendiri Alpha Indonesia yang mulai memperkenalkan produk-produk ALPHA kepada dirinya. Walaupun Shinta tidak lantas percaya begitu saja, dia mulai menyelidiki produk-produk ALPHA dengan menanyakan kualitas produk kepada sahabatnya Li Hua seorang pakar kesehatan dari Germany.

Germany sebagai negara yang sangat terkenal dengan produk-produk kesehatan dan teruji di dunia. Dari penyelidikkannya tersebut, dia percaya bahwa produk-produk ALPHA memiliki khasiat untuk kesehatan, dan kandungan didalamnya adalah bahan herbal dengan proses ekstraksi tanpa bahan kimia. Hal tersebut yang menjadikannya percaya dan memutuskan bergabung di bisnis ALPHA.

Baru satu tahun menjalankan bisnis ALPHA, Shinta sudah mampu mengembangkan jaringan/member-nya hingga mencapai lebih dari 400 downline dan ia pun kini berhasil mencapai posisi Triple Diamond Alpha Indonesia. Semua downline-nya berasal dari berbagai kalangan, mulai dari ibu rumah tangga, dokter, pengusaha dan dosen semua turut menjalankan bisnis ALPHA dan menjadi downline-nya.

Kini, downline-nya pun tersebar di Jakarta, Bandung, Surabaya dan Medan. “Saya, tidak serta merta ingin berbisnis, tetapi juga ingin hidup sehat dan juga menyehatkan orang-orang di sekitar saya,” tukasnya.

Bisnis ALPHA memang diakuinya sebagai jembatan sosial bagi dirinya untuk membantu kerabat-kerabat di sekitarnya untuk lebih konsentrasi terhadap kesehatan. Tak heran jika downline-downline Shinta awalnya memang berasal dari kerabat dekatnya. “Saya tidak mau sehat sendiri, tetapi orang lain juga harus sehat,”serunya penuh semangat. Diusianya yang sudah kepala lima, memang tidak tampak seperti wanita-wanita pada umumnya.

Shinta yang juga mempunyai hobby ngedance mulai menyalurkan ide-ide kreatifnya dalam berbisnis dengan setiap bulannya berkumpul dengan para downline-nya yang rata-rata didominasi oleh kaum hawa ini untuk membentuk kelompok tari untuk membangkitkan kembali semangat kebersamaan downline-downline-nya. “Kita gak perlu kumpul secara serius, tetapi untuk membangun kebersamaan kita bisa melakukan hal apa saja yang santai, seperti ngerujak, ataupun ngedance bersama,” kata ibu dua anak ini.

Kesehatan memang hal yang penting untuk selalu diperbincangkan. Walaupun bagi sebagian orang masih ada yang menganggap acuh, tetapi ada pula yang sekuat tenaga berusaha untuk sehat walaupun kadang tak sesuai seperti yang diharapkan. Itu pula yang menjadikan Shinta untuk tetap konsisten berbisnis sambil menyebarkan hal positif terhadap orang yang berkeinginan untuk sehat tanpa biaya yang begitu mahal.

(SARI WIJAYA)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed