by

Edy Susanto : Untuk Sukses Dibutuhkan Komitmen yang Kuat

W-MLM Jakarta, Untuk sukses dalam bisnis jaringan, kita harus membangun kesetiaan dengan satu perusahaan yang kita tetapkan sebagai pilihan bisnis kita. Terlebih bisnis jaringan di Indonesia semakin bermunculan dan kita harus punya keteguhan hati untuk tetap tidak pindah ke lain hati (perusahaan lain).

Kesetiaan dalam berkomitmen tidak hanya saat menentukan jalinan hubungan dengan pasangan, setia kepada perusahaan juga perlu. Masih banyak pelaku dalam bisnis multilevel marketing yang sering kali berpindah-pindah perusahaan. Hanya karena tergiur dengan janji manis dan iming-iming saat pertama kali bergabung, bahwa di perusahaan/bisnis MLM lain terutama perusahaan/bisnis MLM baru,  jauh akan bisa lebih memberikan income yang besar dalam tempo singkat, dibandingkan di perusahaan/bisnis MLM yang sedang dijalankannya. Pemikiran salah seperti itulah yang sering terjadi di sebagian pelaku bisnis MLM yang pada akhirnya malah bisa membawanya terjerumus kepada kehancuran, terlebih kalau ternyata yang menawarkan adalah perusahaan yang mengatasnamakan MLM padahal money game.

Karena menjalankan bisnis MLM di perusahaan mana pun tetap harus membutuhkan waktu dan kerja keras untuk menghasilkan income signifikan. Bagi Edy Susanto, yang merupakan seorang pelaku bisnis MLM dari PT Cahaya Karunia Persada (Cakap), sempat mengalami hal yang sama.

Dirinya ketika sudah joint di bisnis Cakap sempat juga beralih untuk mencoba perusahaan MLM lain yang dilihatnya akan lebih cepat bisa mendapatkan uang. Dan hal itu ternyata salah, perusahaan yang dirinya anggap setelah berpindah dari bisnis Cakap akan dapat lebih cepat menghasilkan uang  itu tidak benar. Perekonomian Edy malah semakin terpuruk, sehingga menyebabkan sang isteri memandang bisnis MLM sangat negatif.

Lalu dalam keterpurukan itu, temannya Alex Wijaya mengajak untuk bergabung bekerja dibidang kontraktor di Bandar Lampung. Tawaran itu pun diterimanya, yang tanpa diduga menyebabkan dirinya bertemu Yudha salah seorang downline-nya saat di bisnis Cakap.

Jadi sekitar tahun 2009 Edy mulai bekerja diperusahaan kontraktor di Bandar Lampung, namun dalam perjalanannya pada akhirnya ia pun memutuskan untuk kembali aktif menjalankan bisnis Cakap. Edy termotivasi kembali untuk menjalankan bisnis Cakap, setelah dirinya dipertemukan sang downline, bernama Yudha di Bandar Lampung.

Selain itu yang menyebabkan dirinya semakin bersemangat untuk menjalankan kembali bisnis Cakap, karena bukti khasiat dari produk Cakap bermerek Blesstea sudah ia rasakan sendiri. Akhirnya Edy pun rutin meminum produk Blesstea dan kembali menjalankan bisnis Cakap dengan memutuskan keluar dari pekerjaanya di perusahaan kontraktor di Bandar Lampung. Karena ia ingin dalam menjalankan bisnis Cakapnya bisa lebih maksimal. Juga bagi Edy kalau di bisnis MLM seperti Cakap ia akan banyak menemukan waktu luang untuk bertemu keluarga dan banyak orang.

Pupuk kesetiaan,Karena begitu berpengalaman di bisnis multilevel marketing, Edy pun menuturkan, bahwa salah satu kunci kesuksesan adalah harus setia. Kesetiaan perlu ditanamkan ketika mengawali perjalanan bisnis, agar terhindar masalah seperti selalu berpindah-pindah perusahaan. Jangan pernah melihat keuntungan terlebih dahulu ketika saat pertama joint di bisnis/perusahaan MLM. “Kita jangan selalu berpikir  uang dahulu. Karena akan terasa  berbeda dimana saat pertama kali kita hanya mencari uang semata, maka kita bisa berpikir menghalalkan segala cara. Tapi kalau kita tujuannya  untuk membantu orang lain agar bisa sehat dan sukses maka dengan otomatis kita sendiri akan berhasil dalam bisnis jaringannya,”terang Edy mengingatkan.Bahkan setelah di bisnis MLM Cakap, dirinya sangat merasakan bagaimana pentingnya bekerja aktif untuk kemanusiaan.

Menjalankan bisnis Cakap adalah sebagai berkat dari Tuhan yang Maha Kuasa, sehingga bisnis yang dijalankannya bisa berkembang pesat. Edy percaya, bahwa Tuhan dengan melalui PT Cahaya Karunia Persada (Cakap) untuk menjadikan penyalur berkat-Nya kepada manusia. Sekali pun sebelumnya Edy selalu mengagungkan perusahaan MLM besar dan bonafit, tapi hal itu menjadi akan sia-sia kalau tanpa didasari komitmen kuat dan kesetiaan terhadap perusahaan diman kita ada di dalamnya.

Dan tidak kalah penting dalam menjalankan bisnis tentu kekompakan dalam tim perlu dijaga alias harus bekerja secara teamwork. Edy pun kini jauh lebih enjoy dalam menjalankan bisnis Cakap dengan produk Blesstea-nya yang luar biasa banyak manfaatnya untuk kesehatan. Produk teh yang sudah memasyarakat juga menjadi keuntungan tersendiri, ketika dirinya memperkenalkan produk teh bermerek Blesstea kepada orang lain yang memiliki keunggulan kualitas eksport.

Sesuai dengan nama tehnya pun, Blesstea bisa menjadi berkat bagi siapa saja yang mengonsumsi dan menjalankan bisnisnya. Ia sendiri sebagai bentuk pelayanan kepada orang lain dalam menjalankan bisnis Cakap, selalu dengan senang hati mau berbagi pengalamannya bagi siapa saja yang secara khusus dan serius mau menjalankan bisnis Cakap.

Perubahan  kehidupan Edy dan keluarga pun, baik secara kesehatan dan ekonomi  terlihat semakin baik dan terus meningkat setelah menjalankan bisnis Cakap. Sekali pun sebelumnya ketika awal-awal dirinya bercerita tentang bisnis atau produk Blesstea banyak orang meng-acuhkan. Namun dengan tetap percaya diri dan menjalankan hidup dalam berbisnis dengan benar, maka dipastikan akan selalu ada jalan untuk membuktikan bahwa bisnis Cakap yang dijalankannya benar-benar membawa kesuksesan dan kesejahteraan.

Leader yang sudah mencapai Senior Director Cakap ini, kini telah memiliki banyak downline, dan akan melakukan roadshow guna mengembangkan bisnisnya sekaligus menginformasikan kepada masyarakat luas tentang manfaat Blesstea untuk kesehatan. Roadshow yang akan dilakukan, merupakan bentuk kepedulian dan sebagai saksi bahwa kesuksesaan yang ia dapatkan, tentu bisa didapatkan orang lain juga, atau siapa saja yang mau menjalankan bisnis Cakapnya dengan serius. Artinya siapa pun akan bisa menikmati kesuksesan, seperti dirinya yang saat ini sudah bisa menikmati dari hasil menjalankan bisnis Cakap. Itulah yang dikatakan Edy saat menceritakan rencana perjalanannya ke berbagai kota.

Selain itu kesabaran dalam menjalankan bisnis pun adalah kunci sukses Edy. Dengan kerja keras, penuh kesabaran dan tekun, ia pun sudah meraih berbagi prestasi selama menjalankan bisnis Cakapnya antara lain, mendapatkan 3 sepeda motor, 1 mobil (orang ke -5 yang mendapatkan), dan perjalanan wisata ke luar negeri setiap tahun. Bahkan direncanakan, di tahun 2013 sudah ditargetkan akan bisa membeli rumah dari menjalankan bisnis Cakap ini. Kini sang isteri bernama Linda Nita pun telah mendukung penuh, bahkan ikut joint di bisnis Cakap dengan sudah mencapai level distributor  Director Cakap.

(LERI TRIWAHYUNI)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed